Hasto Kristiyanto kembali menyoroti isu sensitif di daerah. Kali ini, pelantikan anak Bupati Malang jadi sorotan karena dinilai menyentuh soal keadilan dalam birokrasi.

Isu meritokrasi pun langsung mengemuka. Kritik ini muncul setelah pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang yang berlangsung beberapa hari lalu.

Pelantikan Anak Bupati Jadi Sorotan Hasto

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, meminta Fraksi PDIP di DPR untuk mengkritisi langkah Bupati Malang, HM Sanusi. Hal ini terkait pelantikan anak kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang.

Menurut Hasto, langkah tersebut dinilai melangkahi sistem meritokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi dalam birokrasi pemerintahan.

“Fraksi PDI Perjuangan kami minta untuk mengkritisi hal tersebut. Ya, karena bagaimanapun juga sistem meritokrasi itu harus dibangun. Kita nggak bisa ya, mengedepankan hal-hal yang di luar meritokrasi tersebut,” ujar Hasto, dikutip dari Liputan6.com.

Baca Juga: Dihantam Tekanan! PDIP Bongkar Rahasia Menang Pemilu 2024

Meritokrasi Dinilai Terabaikan

Hasto menegaskan bahwa praktik yang tidak berlandaskan meritokrasi berpotensi menimbulkan ketidakadilan. Ia menyebut kondisi tersebut kurang elok jika dilihat oleh masyarakat.

“Jangan sampai ada praktik-praktik yang tidak adil. Itulah yang dikritisi oleh PDI Perjuangan. Jadi yang tadi, kalau orang Jawa itu bilang 'kurang elok' ya. Bapaknya Bupati, anaknya Kepala Dinas ya,” kata Hasto.

Pernyataan ini mempertegas sikap PDIP yang menilai pentingnya sistem berbasis kompetensi dalam pengisian jabatan publik.

Kronologi Pelantikan di Kabupaten Malang

Sebelumnya, Bupati Malang HM Sanusi melantik sebanyak 447 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang pada Senin, 13 April 2026.

Dalam pelantikan tersebut, Ahmad Dzulfikar Nurrahman yang merupakan anak kandung Sanusi ditunjuk sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Pelantikan ini kemudian menjadi perhatian karena melibatkan hubungan keluarga dalam jabatan strategis pemerintahan daerah.

Pesan Bupati Saat Pelantikan

Dalam sambutannya, HM Sanusi menekankan pentingnya integritas dan kesungguhan dalam melayani masyarakat. Ia juga menyebut bahwa rotasi dan mutasi merupakan hal yang biasa dalam birokrasi.

“Berikan pelayanan terbaik buat masyarakat,” kata Sanusi, sebagaimana dilaporkan Liputan6.com.

Pernyataan tersebut disampaikan kepada seluruh pejabat yang dilantik dalam kesempatan itu.

Sorotan dan Harapan ke Depan

Kritik yang disampaikan Hasto menjadi bagian dari dorongan agar sistem meritokrasi tetap dijaga dalam pemerintahan. Fraksi PDIP di DPR pun diminta untuk ikut mengkritisi langkah tersebut.

Isu ini sekaligus menyoroti pentingnya transparansi dan keadilan dalam pengisian jabatan publik.

Pelantikan anak Bupati Malang sebagai kepala dinas kini menjadi perhatian publik setelah mendapat kritik dari Sekjen PDIP. Isu meritokrasi pun kembali mengemuka dan dipandang penting dalam menjaga keadilan birokrasi. Perkembangan selanjutnya masih dinanti.

Baca Juga: Pentingnya Media Sosial di Era Digital: Bisa Jadi Penentu Arah Opini Publik