Isu 750 dapur MBG tiba-tiba viral dan menyeret nama Uya Kuya. Tuduhan itu memicu reaksi keras hingga berujung laporan polisi. Apa yang sebenarnya terjadi?

Nama Uya Kuya menjadi sorotan setelah beredar narasi di media sosial yang menyebut dirinya memiliki 750 dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Informasi tersebut ramai diperbincangkan dan memicu berbagai reaksi publik.

Kronologi Isu 750 Dapur MBG yang Viral

Narasi soal kepemilikan ratusan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu menyebar luas di media sosial. Informasi tersebut langsung memicu berbagai hujatan terhadap Uya Kuya karena dianggap tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Merasa dirugikan, Uya Kuya menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar. Ia menyebut isu itu sebagai hoaks yang mencemarkan nama baiknya secara pribadi.

Langkah Hukum yang Diambil Uya Kuya

Tidak tinggal diam, Uya Kuya memutuskan menempuh jalur hukum. Ia melaporkan sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan informasi tidak benar tersebut ke Polda Metro Jaya.

Laporan tersebut tercatat pada Sabtu, 18 April 2026, dengan nomor LP/B/2746/IV/SPKT/Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengklarifikasi sekaligus memulihkan reputasinya di publik.

Polisi Benarkan Laporan Dugaan Hoaks

Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan yang diajukan oleh Uya Kuya. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menyatakan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan penyebaran berita bohong.

“Dilansir dari Liputan6.com, laporan yang dibuat Uya Kuya terkait dugaan hoaks yang beredar di media sosial,” ujar Budi dalam keterangannya.

Meski begitu, polisi belum mengungkap siapa saja pihak yang dilaporkan dalam kasus ini.

Dampak Isu ke Nama Baik dan Reaksi Publik

Isu viral ini berdampak langsung pada citra Uya Kuya di media sosial. Ia mengaku mendapat banyak hujatan akibat informasi yang tidak benar tersebut.

Kasus ini juga menunjukkan bagaimana cepatnya penyebaran informasi di media sosial dapat memicu reaksi luas, bahkan sebelum kebenarannya dikonfirmasi.

Baca juga: Program MBG Dikritik, Hashim Ungkap Kelemahan Awal Hal Wajar
Baca juga: Media Sosial dan Kebijakan Pemerintah: Isu Negatif Bisa Ubah Arah

Kondisi Terkini Penanganan Kasus

Saat ini, laporan tersebut masih dalam tahap penanganan oleh pihak kepolisian. Fokus penyelidikan mengarah pada dugaan penyebaran berita bohong yang merugikan pihak tertentu.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai perkembangan kasus maupun pihak terlapor.

Imbauan Bijak Bermedia Sosial

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi. Verifikasi menjadi langkah penting sebelum mempercayai sebuah narasi yang berkembang dan viral.

Kasus dugaan hoaks 750 dapur MBG yang menyeret nama Uya Kuya kini masuk ke ranah hukum. Proses penyelidikan masih berjalan, dan publik menunggu perkembangan selanjutnya dari pihak kepolisian.