Badan Geologi Waspadai Longsor Susulan di Bandung Barat
Badan Geologi Kementerian ESDM mengingatkan warga Desa Pasirlangu, Bandung Barat, untuk mewaspadai potensi longsor susulan saat hujan lebat.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi longsor susulan di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Ancaman tersebut meningkat terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan bahwa bencana gerakan tanah berupa longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung sebelum hingga saat kejadian.
“Curah hujan dengan intensitas tinggi menjadi faktor utama pemicu terjadinya gerakan tanah di wilayah tersebut,” kata Lana Saria dalam keterangan resminya.
Sebagai tindak lanjut pascakejadian, Badan Geologi telah memberangkatkan Tim Tanggap Darurat (TTD) ke lokasi bencana. Tim tersebut melakukan pemeriksaan lapangan guna mengidentifikasi penyebab longsor secara detail serta menyusun rekomendasi teknis penanganan di kawasan terdampak.
Baca Juga: KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Pengungsi di KBB
Area terdampak longsor mencapai sekitar 30 hektare
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa area terdampak longsor mencapai sekitar 30 hektare. Wilayah tersebut merupakan kawasan perbukitan dengan kepadatan permukiman penduduk serta aktivitas pemanfaatan lahan yang cukup tinggi, sehingga meningkatkan tingkat kerentanan terhadap bencana gerakan tanah.
Badan Geologi menilai kondisi lereng di lokasi kejadian masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan, khususnya apabila hujan lebat kembali terjadi. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi arahan dari pihak berwenang.
Selain itu, Badan Geologi juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar area longsor untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko korban jiwa apabila terjadi longsor lanjutan.
“Kami meminta masyarakat tidak beraktivitas di sekitar lokasi longsor dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman sampai kondisi dinyatakan stabil,” ujar Lana Saria.
Baca Juga: Rentetan Gempa Guncang Yogyakarta, BMKG Catat
Pemerintah daerah setempat diharapkan dapat berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah mitigasi, termasuk penanganan darurat dan pemantauan kondisi tanah secara berkala.
Badan Geologi menegaskan bahwa informasi dan rekomendasi lanjutan akan disampaikan sesuai dengan hasil pemantauan di lapangan, khususnya selama musim hujan yang masih berpotensi menimbulkan bencana serupa.
0 Komentar